manakah..

March 7, 2008

Jawab, apa yang harus dilakukan ketika ada pilihan tapi semuanya tidak mengenakkan?
apakah memilih yang tidak mengenakkannya sedikit.. hayo.. gmana?

Alkisah ketika ada seseorang lelaki menjalin hubungan dengan seorang perempuan, bertahun-tahun lamanya. Harapan dalam hubungan tersebut adalah pernikahan.
Si lelaki merasa tidak cukup penghasilannya ketika hendak mengajak perempuan menikah, dan ingin mengambil opsi pindah bekerja di suatu daerah lain. Berharap si perempuan bersedia bisa di ajak kemana saja, karena prinsip si lelaki mencari nafkah itu tidak bisa di batasi di suatu daerah.
Sementara si perempuan tidak mau di ajak kemana-mana, karena sudah merasa nyaman di wilayah tinggalnya yang sekarang dan untuk memulai kehidupan di tempat yang baru, menyesuaikan diri dengan lingkungan baru adalah perkara yang tidak gampang katanya dan engganlah si perempuan. Juga jauh dari orang tua tidak meng-enakkan kata si perempuan. Tidak, tidak mau kata si perempuan.

Gerangan apa yang perlu di lakukan si lelaki ketika dia berharap perpisahan bukanlah pilihan yang baik. Apakah tetap tinggal, dan bertahan dengan penghasilan apa adanya, sehingga cita-cita ketika setelah menikah kehidupan anak-anaknya tercukupi hanya tinggal impian? ataukah pergi saja kedaerah lain dengan konsekuensi berantakan hubungan tersebut?

One Response to “manakah..”

  1. yanti Says:

    Pak… ini adalah celoteh dari sisi laki-laki…
    Kalau bapak gak keberatan tolong buka ya… suara hati perempuan di “e-mail dari Riyadh”, kategorinya curhat di http://maaini.wordpress.com
    hmmm
    hidup memang penuh dengan pilihan. Yang penting adalah kita dapat bertanggungjawab penuh atas setiap resiko yang timbul akibat pilihan tersebut. Dan tetap berpegang pada “aturan2nya” akan banyak mempermudah pilihan tersebut jadi pilihan terbaik kita…
    Mudah-mudahan bisa… dipakai


Leave a Reply