ke-tujuan
March 2, 2008
Apa yang terjadi jika hidup tanpa tujuan, tentu melelahkan bukan…
Tapi kadang tujuan juga membuat kita lelah, lelah untuk menggapainya, ah susyaah..
Beberapa hari ini ada perasaan sepi, rasanya bingung untuk memulai hari. Tak ada kenikmatan dan kenyamanan. Apakah karena rutinitas, atau memang lagi tak punya uang (hi.. hi…)
Uang? Apakah uang di jadikan tujuan, jangan kata seseorang. Uang hanya alat atau media untuk mencapai tujuan. Entah itu tujuan yang berakhir baik atau tujuan yang berakhir tidak baik. Tapi rasanya koq susah ya..
Susahnya adalah menyetting mindset diri bahwa hidup tidak mengejar-ngejar uang. Hidup tidak menjadikan uang sebagai tujuan. Terlalu banyak anggapan punya uang segalanya jadi mudah, dan itu yang masuk menjadi bagian diri dikehidupan sehari-hari.
Lantas apa yang harus di lakukan, punya tujuan tapi tak punya uang…
Pengen punya macbook (halah)
Hujan dan kita ?
February 22, 2008
Hujan,
Ah.. hanya sekedar cuaca kah? Entahlah
Sore ini seperti beberapa sore belakangan selalu turun hujan, menyebalkan? Tidak juga. Menyenangkan juga pun tidak. Namun semoga saja diri ini bersyukur. Bersyukur atas apa yang telah diterima, bersyukur atas apa yang telah di jalani.
Hidup tak hanya sekedar matematika 1+1=2. Jika kejadian ini di teruskan kejadian itu maka akhirnya selalu begitu. Tidak, tidak seperti itu. Selalu saja ada yang berbeda dari waktu ke waktu. Memaknainya kadang melelahkan membuat tak sanggup andai hasil akhirnya tak seperti yang diharapkan. Namun apakah lantas semuanya dibiarkan begitu saja berlalu, rasanya tidak juga. Akan jadi kosong dan tak ada artinya hidup.
Lalu baiknya seperti apa? Mungkin seperti hujan.
Jika sudah waktunya Hujan pasti hujan akan terjadi, hujan akan menumpahkan air dari langit. Dalam hidup, jika memang sudah waktunya sesuatu terjadi pasti harus terjadi. Kelahiran, perkawinan, kematian, jika memang sudah waktunya terjadi pasti terjadi. Tak harus membuat kita bertanya-tanya hingga kita putus asa lantas bunuh diri bukan. Nikmati saja proses itu …
Hujan menimbulkan aliran, membuat ada yang mengalir atau membuat genangan tapi lantas itu hilang. Begitulah hidup. Sebuah proses, mengalir dari kelahiran hingga kematian. Bisa jadi kita merasa terhenti tak bergerak di suatu ruang dan waktu layaknya genangan, tapi percayalah semua akan hilang. Kita saja kadang jarang menyadarinya.
Hujan kadang mengakibatkan kita dingin, menimbulkan banjir, meluluh lantakan segala yang ada. Begitulah hidup pernah mungkin kita merasakan kesepian tak kita harapkan, pernah juga ada kejadian yang tak kita duga, remuk redam perasaan. Bahkan apa yang ada di diri kita hilang, sampai tak ada yang bisa di genggam.
Namun seperti hujan yang membersihkan, menimbulkan sesuatu yang baru, mencerahkan. Itupun yang akan terjadi dengan kita, setiap kejadian pasti memunculkan sesuatu yang baru, entah apapun itu. Tinggal kita jujur saja terhadap diri kita bukan…???
Lalu.. enaknya jika hujan ngapain ya? Sepertinya tak usah njlimet mikirin makna,
Minum teh anget ma di temanin goregan anget sambil baca-baca blog orang kali ya (gdubrak …)
Interview lagi
February 21, 2008
Ini juga bukan yang pertama interview, entah yang keberapa. Boleh jadi akan tidak di terima, namun sudah jadi yang terbiasa. Syukur kalo di terima. lho koq pesimis ? entahlah…
Berawal dari sebuah iklan lokal di koran harian … , biasa saja sih, mereka butuh ini dan itu. Ada salah satu posisi yang cocok, ya sudah ta coba lamar. Langsung datang ke lokasi, sebuah ruko kosong tak bernama. Antri…
Tiba saat interview, ada yang aneh? apa perasaan diri ini saja ya..?
Tidak ada tempat duduk, berdiri. Kemudian disuruh mengenalkan diri, mulai nama, tempat tanggal lahir, orang tua dan seterusnya… setelah itu cuma di suruh menunggu panggilan berikutnya, maksimal 1 minggu. Yang membuat aneh adalah di suruh berdiri begitu saja, apakah memang ada model interview seperti itu? trus faedah dan manfaatnya apa ya? dan satu lagi, mereka tak menyebutkan nama perusahaan. Lihat saja nanti, jika di terima.
aneh..
Mulai Lagi
February 20, 2008
Hidup memang harus di warnai agar bermakna dan tak membosankan bukan?
ini memang bukan pertama kali buat blog, dulu pernah buat di sini. kaku, tak bermakna, dan yang lebih memprihatinkan tak pernah tersentuh lagi.
bosan dan bingung aja itu alasannya…
membuat lagi pun tak di jadikan jaminan jika akan terurus seperti mereka peng-blog itu.
Tapi apa salahnya di mulai lagi bukan?